Bagaimana memilih media filter MBBR yang sesuai

Sep 21, 2024

1. Karakteristik bahan
Stabilitas kimia:
Pilih bahan pengisi dengan stabilitas kimia yang baik, yang dapat tetap stabil di lingkungan limbah yang berbeda dan tidak bereaksi dengan bahan kimia dalam limbah. Misalnya, bahan seperti polietilen dan polipropilen memiliki ketahanan asam, ketahanan alkali, dan ketahanan korosi yang sangat baik, serta cocok untuk mengolah berbagai jenis limbah.
Hindari memilih bahan yang mudah terkorosi oleh bahan kimia dalam limbah, untuk mencegah kerusakan pengisi secara bertahap selama penggunaan, sehingga mempengaruhi efek perawatan dan masa pakai.
Ketahanan abrasi:
Karena bahan pengisi dalam keadaan terfluidisasi di dalam reaktor MBBR, maka bahan pengisi tersebut akan bergesekan dengan bahan pengisi lain, dinding reaktor, dll., sehingga perlu dipilih bahan dengan ketahanan aus yang baik. Misalnya, pengisi polietilen berkekuatan tinggi memiliki ketahanan aus yang baik dan dapat menjaga integritas bentuk dan struktur selama pengoperasian jangka panjang.
Anda dapat memahami ketahanan aus bahan pengisi dengan memeriksa manual bahan pengisi, berkonsultasi dengan produsen, atau merujuk pada kasus aplikasi sebenarnya.
Afinitas biologis:
Bahan pengisi harus memiliki afinitas biologis yang baik, sehingga kondusif bagi perlekatan dan pertumbuhan mikroorganisme. Beberapa permukaan material memiliki tingkat kekasaran dan struktur pori tertentu, yang dapat menyediakan lebih banyak tempat menempelnya mikroorganisme dan mendorong pembentukan dan pertumbuhan biofilm.
Misalnya, pengisi polietilen dengan struktur mikropori dapat meningkatkan area perlekatan mikroorganisme, meningkatkan biomassa dan aktivitas biofilm, sehingga meningkatkan efek pengolahan limbah.

 

2. Bentuk dan ukuran
Pemilihan bentuk:
Pengisi biofiltrasi MBBR memiliki bentuk yang beragam, seperti silinder, bulat, tidak beraturan, dll. Pengisi dengan bentuk berbeda mungkin berbeda dalam kinerja fluidisasi, luas permukaan spesifik, kecepatan pertumbuhan biofilm, dll.
Pengisi silinder biasanya memiliki kinerja fluidisasi dan kekuatan mekanik yang baik, dan cocok untuk digunakan pada reaktor yang lebih besar; pengisi berbentuk bola memiliki luas permukaan spesifik yang lebih tinggi dan distribusi aliran air yang seragam, yang kondusif bagi pertumbuhan dan perpindahan massa mikroorganisme; pengisi yang bentuknya tidak beraturan mungkin memiliki lebih banyak struktur pori dan dapat menyediakan lebih banyak tempat perlekatan biologis.
Pilih pengisi dengan bentuk yang sesuai sesuai dengan persyaratan aplikasi aktual dan karakteristik reaktor.
Ukuran:
Ukuran bahan pengisi juga akan mempengaruhi kinerjanya. Secara umum, pengisi berukuran lebih kecil memiliki luas permukaan spesifik yang lebih besar dan dapat memberikan lebih banyak ruang pertumbuhan biologis, namun dapat menyebabkan peningkatan resistensi fluidisasi dan memerlukan intensitas aerasi yang lebih tinggi. Sebaliknya, pengisi berukuran lebih besar, dengan kinerja fluidisasi lebih baik tetapi luas permukaan spesifiknya relatif kecil.
Umumnya diameter pengisi MBBR antara 10 dan 30 mm. Saat memilih ukuran pengisi, perlu mempertimbangkan secara komprehensif faktor-faktor seperti ukuran reaktor, laju aliran air, intensitas aerasi, dll. untuk memastikan bahwa pengisi dapat terfluidisasi dengan baik di dalam reaktor dan menyediakan area pertumbuhan biologis yang cukup.

 

3. Luas permukaan dan porositas spesifik
Luas permukaan spesifik:
Luas permukaan spesifik merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur kinerja bahan pengisi. Luas permukaan spesifik yang lebih besar berarti lebih banyak tempat menempelnya mikroba dan dapat menampung lebih banyak biomassa, sehingga meningkatkan efek pengolahan limbah.
Secara umum, luas permukaan spesifik pengisi biofiltrasi MBBR harus di atas 300-800 meter persegi/meter kubik. Anda dapat memahami luas permukaan spesifiknya dengan memeriksa manual produk pengisi atau melakukan pengukuran sebenarnya.
Porositas:
Porositas mengacu pada rasio volume pori-pori di dalam bahan pengisi terhadap volume total. Porositas yang lebih tinggi kondusif bagi aliran air dan transfer oksigen, sehingga menyediakan lingkungan pertumbuhan yang baik bagi mikroorganisme.
Porositas umumnya harus di atas 80%. Porositas dapat ditentukan dengan mengamati kenampakan struktur bahan pengisi atau dengan melakukan uji porositas.

 

4. Stabilitas harga dan pasokan
Faktor harga:
Pertimbangkan biaya harga bahan pengisi dan pilih bahan pengisi dengan harga yang wajar dengan alasan memenuhi persyaratan perawatan. Harga pengisi berbagai bahan, bentuk dan spesifikasi mungkin sangat bervariasi. Anda dapat memilih pengisi yang hemat biaya dengan membandingkan harga dan kinerja produk dari berbagai produsen.
Pada saat yang sama, masa pakai dan biaya penggantian bahan pengisi juga harus dipertimbangkan untuk mengevaluasi biaya pengoperasian jangka panjang secara komprehensif.
Stabilitas pasokan:
Pastikan pasokan bahan pengisi yang stabil dan andal untuk menghindari gangguan pada pengoperasian normal instalasi pengolahan limbah karena gangguan pasokan. Pilih produsen dengan reputasi baik dan kapasitas produksi yang stabil, dan tandatangani kontrak pasokan jangka panjang untuk memastikan pasokan bahan pengisi tepat waktu.
Anda dapat memahami skala produksi pabrikan, pangsa pasar, layanan purna jual, dll., dan mengevaluasi stabilitas pasokannya.


Jika Anda ingin mengetahui cara memilih pengisi biofiltrasi MBBR, Anda dapat menghubungi BioCell Environmental Technology, kami akan melakukan yang terbaik untuk membantu Anda!

https://www.biocell-enviro.com/

Anda Mungkin Juga Menyukai